dalam beberapa tahun terakhir, media sosial dipenuhi dengan hujatan pada segelintir pihak. mulai dari facebook hingga saat ini yang paling beken adalah twitter. twitter saat ini makin ramai dan makin cepat dalam penginformasian berita. bahkan seringkali twitter digunakan untuk live report suatu event yang benar2 sedang terjadi. seringkali twitter juga disalahgunakan dan sering juga twitter jadi media mengkritik yang benar2 melampaui batas. tapi semakin hari seringkali ditemukan bahwa kritik (bahkan yang sering berujung pada penghinaan) itu tidak berdasar.
sebenernya, di twitter itu terdapat beberapa ‘certain enemies’ yang kontroversial dan dibenci pengguna twitter secara umum. meskipun faktanya mereka memiliki ratusan ribu followers, tapi followers yang berniat mendukung mereka tidak mencapai keseluruhan jumlah; bahkan followers tersebut mayoritas adalah penghujat sejatinya. hate to love, love to hate.
beberapa saat yang lalu gue ngetweet … . why did i say ‘jagoan’? karena sejujurnya twitter itu dipenuhi orang2 pengecut dan munafik yang berani berkoar tapi anonim atau tidak menggunakan identias asli. sebut saja akun2 FPI yeah, ProvoKatrok, benny israel etc etc meskipun konten twitternya kadang sarat makna dan berisi, tapi menurut gue mereka tetap berada pada level pengecut karena nggak berani menggunakan nama asli dan berbicara di ranah publik. mereka orang2 pintar kalo diliat dari isi twitternya, tapi mereka tetap pengecut menurut gue.
kembali ke masalah ‘jagoan’ yang bergabung di twitter dan sudah menjadi musuh bahkan sebelum ia punya akun twitter itu sendiri. menurut gue, orang2 ini (terlepas dari pintar atau bodoh, benar atau salah) adalah pemberani yang berbicara sesuai kapasitasnya. banyak dari tweet mereka yang ditentang dan dicerca publik tapi mereka tetap defensif pada argumen yang udah mereka nyatakan sebelumnya, dan inilah sosok jagoan di mata gue, yaitu orang yang responsible atas apa yang ia perbuat. atau malah terkadang, seringkali ternyata argumen tertentu yang dihujat dan kontroversial itu berujung pada dampak positif secara hasil. atau dengan kata lain, yang selama ini mendapat kritikan secara besar2an berujung pada ekspektasi yang selama ini tidak terdengar di media. sebut saja kebijakan Tiffie meminta server RIM dibuka di Indonesia. many people criticized him tapi sekarang kalo mau dikaji lebih jauh lagi, sebenernya ini bermanfaat buat Indonesia. atau pemblokiran situs porno yang lebih banyak manfaatnya. imagine kalo lo punya adek cewek yang mengalami sexual harrasment akibat teman lelakinya (atau bisa juga temen perempuannya) terangsang akibat terlalu mudahnya mengakses situs porno tersebut.
baru2 ini, twitter kedatangan satu jagoan lagi yang sudah dibenci sejak lama yaitu: Habieb Rizieq Shihab. dia adalah musuh besar twitter akibat ulah kader FPI yang dianggap sembrono dalam banyak hal. nyatanya setelah ia bergabung di twitter, based on his tweets he looks decent. tweetnya sederhana, ia tidak membenarkan kekerasan yang dilakukan kadernya tapi ia bisa membuat follower merasa bahwa apa yang FPI lakukan itu merupakan sesuatu yang berdasar namun memang ada beberapa kader yang tidak terkendali dan ia memposisikan kader tersebut memang melebihi batas/menyalahi aturan dan ia berani bertanggung jawab. sisanya sulit sekali memojokkan dia berdasarkan tweetnya, meskipun kita masih belum tau apakah akun twitter miliknya asli atau tidak. namun karena ia sudah terlanjur dibenci, omongannya yang rasional tetap dibenci dengan beberapa reply dan mention yang di-post dengan berdasarkan emosi.
sebenernya gue lagi pengen nulis panjang tapi karena udah ditunggu temen SMA untuk nongkrong utk sementara gue pending dulu. tapi sebelumnya gue ingin memberikan applause terhadap existence jagoan twitter yang senantiasa aktif dan berani meng-counter perdebatan di twitter yaitu kepada
1. tiffatul sembiring
2. rizieq shihab
3. denny indrayana
dan sebenernya masih banyak yang lain. tapi ingat, sekali lagi yang gue hargai adalah keberanian dari para ‘jagoan’ ini bukan pada masalah benar atau salahnya mereka. gue juga bukan simpatisan mereka sama sekali. setidaknya mereka udah berani berbicara lantang di tempat terbuka, bukan berteriak ditengah kepulan asap.