the awesome Franck Leboeuf.
“Some players are at the end of the cycle and they really need to get rid of some players to buy new players and start a new generation, a new era. The [Jose] Mourinho era is over and if Villas-Boas wants to be the ‘Special Two’ he has to build a new generation. I think the season is already over for Chelsea. They have to go into transition this year. They have won the last two games and they still have some hopes but winning the title is going to be very, very hard and they really have to think about the future - and the future is next year. They can win the FA Cup but the goal for Chelsea is either winning the Premier League or the Champions League, and I don’t see them winning the Champions League. I support Chelsea like crazy, I hope they can do something, but you have to be realistic and I think this season will be a black season.”
finally a post!
gue gak tau mau nulis apaan tapi yang jelas gue pusing tanpa sadar. beda sama pusing pas patah hati, beda sama pusing pas skripsi. dan beda sama pusing yang selama ini gue alamin. new phase of life perhaps…
hidup gue santai, bangun siang, begadang terus main game. makan-tidur-main dan sesekali keluar doing things i love. tapi dibalik kesantaian itu sebenernya beban moral pengangguran gue itu memberikan banyak masalah yang baru muncul di kepala kalo mengingat bahwa temen dan sodara gue udah pada kerja, sedangkan gue belom.
sebenernya gak ada pressure sama sekali, beda sama kuliah, beda sama skripsi. tapi ini pressure dari diri gue sendiri. tapi munculnya juga jarang, cuma sekalinya muncul weeeeww… gila complicated banget ternyata hidup gue sekarang dibandingkan prinsip dan berbagai rencana sewaktu gue masih kuliah.
mungkin semua ini terasa berat hingga menimbulkan jerawat di muka gue yang katanya lebih banyak dibanding gue waktu kuliah karena gue sama sekali gak struggle. gue terlalu santai, sehingga santai2 di usia segini menjadi masalah yang bener2 bikin gue pusing.
yah sebenernya gue gak suka kalo blog gue isinya curhatan yang sifatnya mengeluh. tapi beberapa blog gue yang lama isinya juga cuma cerpen dan tulisan2 kritis sok asik makan tai yang mengakibatkan gue lupa password dan email blog lama gue tersebut.
intinya: santai menimbulkan masalah, usaha menuai hasil
back to August 27, 2009 at 4:15pm
“cita-cita gue yang paling sederhana tapi harus terwujud dalam keadaan seburuk apapun, dan lebih berat dibandingkan menjadi presiden sekalipun, ada 3 yaitu: anak yang baik terhadap orangtua, suami yang baik terhadap istri, dan ayah yang baik terhadap anak-anaknya. disamping menjadi hamba Allah yang baik yang bukan merupakan cita-cita. tapi sebuah kewajiban.”
it was appeared on the right-side of my facebook. the same date but different year. it was my biggest aim in this life however. still i dont know how to achieve it but hope i can.
“As soon as I knew Chelsea showed some interest in Juan (Mata) I was sending him texts and talking almost every day. He had other offers from different clubs because he’s a great player, but from the first day he told me he wanted to come to Chelsea.” - Fernando Torres
and finally, the heroes join twitter!
dalam beberapa tahun terakhir, media sosial dipenuhi dengan hujatan pada segelintir pihak. mulai dari facebook hingga saat ini yang paling beken adalah twitter. twitter saat ini makin ramai dan makin cepat dalam penginformasian berita. bahkan seringkali twitter digunakan untuk live report suatu event yang benar2 sedang terjadi. seringkali twitter juga disalahgunakan dan sering juga twitter jadi media mengkritik yang benar2 melampaui batas. tapi semakin hari seringkali ditemukan bahwa kritik (bahkan yang sering berujung pada penghinaan) itu tidak berdasar.
sebenernya, di twitter itu terdapat beberapa ‘certain enemies’ yang kontroversial dan dibenci pengguna twitter secara umum. meskipun faktanya mereka memiliki ratusan ribu followers, tapi followers yang berniat mendukung mereka tidak mencapai keseluruhan jumlah; bahkan followers tersebut mayoritas adalah penghujat sejatinya. hate to love, love to hate.
beberapa saat yang lalu gue ngetweet … . why did i say ‘jagoan’? karena sejujurnya twitter itu dipenuhi orang2 pengecut dan munafik yang berani berkoar tapi anonim atau tidak menggunakan identias asli. sebut saja akun2 FPI yeah, ProvoKatrok, benny israel etc etc meskipun konten twitternya kadang sarat makna dan berisi, tapi menurut gue mereka tetap berada pada level pengecut karena nggak berani menggunakan nama asli dan berbicara di ranah publik. mereka orang2 pintar kalo diliat dari isi twitternya, tapi mereka tetap pengecut menurut gue.
kembali ke masalah ‘jagoan’ yang bergabung di twitter dan sudah menjadi musuh bahkan sebelum ia punya akun twitter itu sendiri. menurut gue, orang2 ini (terlepas dari pintar atau bodoh, benar atau salah) adalah pemberani yang berbicara sesuai kapasitasnya. banyak dari tweet mereka yang ditentang dan dicerca publik tapi mereka tetap defensif pada argumen yang udah mereka nyatakan sebelumnya, dan inilah sosok jagoan di mata gue, yaitu orang yang responsible atas apa yang ia perbuat. atau malah terkadang, seringkali ternyata argumen tertentu yang dihujat dan kontroversial itu berujung pada dampak positif secara hasil. atau dengan kata lain, yang selama ini mendapat kritikan secara besar2an berujung pada ekspektasi yang selama ini tidak terdengar di media. sebut saja kebijakan Tiffie meminta server RIM dibuka di Indonesia. many people criticized him tapi sekarang kalo mau dikaji lebih jauh lagi, sebenernya ini bermanfaat buat Indonesia. atau pemblokiran situs porno yang lebih banyak manfaatnya. imagine kalo lo punya adek cewek yang mengalami sexual harrasment akibat teman lelakinya (atau bisa juga temen perempuannya) terangsang akibat terlalu mudahnya mengakses situs porno tersebut.
baru2 ini, twitter kedatangan satu jagoan lagi yang sudah dibenci sejak lama yaitu: Habieb Rizieq Shihab. dia adalah musuh besar twitter akibat ulah kader FPI yang dianggap sembrono dalam banyak hal. nyatanya setelah ia bergabung di twitter, based on his tweets he looks decent. tweetnya sederhana, ia tidak membenarkan kekerasan yang dilakukan kadernya tapi ia bisa membuat follower merasa bahwa apa yang FPI lakukan itu merupakan sesuatu yang berdasar namun memang ada beberapa kader yang tidak terkendali dan ia memposisikan kader tersebut memang melebihi batas/menyalahi aturan dan ia berani bertanggung jawab. sisanya sulit sekali memojokkan dia berdasarkan tweetnya, meskipun kita masih belum tau apakah akun twitter miliknya asli atau tidak. namun karena ia sudah terlanjur dibenci, omongannya yang rasional tetap dibenci dengan beberapa reply dan mention yang di-post dengan berdasarkan emosi.
sebenernya gue lagi pengen nulis panjang tapi karena udah ditunggu temen SMA untuk nongkrong utk sementara gue pending dulu. tapi sebelumnya gue ingin memberikan applause terhadap existence jagoan twitter yang senantiasa aktif dan berani meng-counter perdebatan di twitter yaitu kepada
1. tiffatul sembiring
2. rizieq shihab
3. denny indrayana
dan sebenernya masih banyak yang lain. tapi ingat, sekali lagi yang gue hargai adalah keberanian dari para ‘jagoan’ ini bukan pada masalah benar atau salahnya mereka. gue juga bukan simpatisan mereka sama sekali. setidaknya mereka udah berani berbicara lantang di tempat terbuka, bukan berteriak ditengah kepulan asap.
Salomon Kalou films the flight from Kuala Lumpur to Bangkok
too bad i cant see, these guys in Malaysia and Bangkok. quite sad :(
Via .
Kadang lo tau mana batasan, kadang nggak. Kadang ketika lo tau batasan, justru ada tendensi lo sengaja melewati batasan tersebut. Kadang ketika lo nggak tau batasan itu, justru lo malah gak pernah melewati batasan tersebut.
Gue adalah seorang visioner. Wajib bagi gue tau setiap batasan karena semua yang ada di alam semesta ada batasannya. Entah itu bentuk, waktu, atau apapun. Namun dengan gue tahu batasannya bukan berarti gue akan absolut menghormati batasan tersebut. Kadang melewati batasan itu berguna untuk hal tertentu. Kadang melewati batasan tertentu tersebut berguna untuk membuat gue berfikir: “jika ini batasannya, kenapa gue bisa melewatinya”.


